5 Ramalan Kiamat yang Bikin Heboh Tapi Tidak Pernah Terjadi

Akhir berasal dari dunia atau kiamat merupakan hal yang dipercaya oleh berbagai budaya dan agama di semua dunia. Keyakinan ini seringkali didasarkan terhadap teks-teks suci, ramalan, atau mitos yang telah diwariskan berasal dari generasi ke generasi.

Meskipun sepanjang sejarah, banyak ramalan kiamat yang telah keluar dan mengundang kehebohan, kenyataannya adalah bahwa lebih dari satu besar berasal dari mereka tidak pernah terjadi.

Lantas, apa saja ramalan kiamat yang telah buat heboh tetapi tidak pernah terjadi? Simak ulasan selengkapnya terhadap artikel di bawah ini!

Ramalan Kiamat yang Tidak Pernah Terjadi

Kiamat-ilustrasi

Berikut ini di antara lebih dari satu ramalan kiamat yang menghebohkan dunia tapi ternyata tidak terjadi.

1. Ramalan Kiamat Suku Maya

Pada tanggal 21 Desember 2012, Suku Maya menganggapnya sebagai hari kiamat, yang diinterpretasikan sebagai akhir berasal dari kalender suku Maya yang mereka sebut sebagai ‘Great Cycle’.

Beberapa teori kontroversial muncul, terhitung ramalan bahwa Bumi akan bertabrakan dengan planet Nibiru atau diserang oleh meteor. Roland Emmerich lantas mengadaptasi tema ini ke dalam film “2012”.

Namun, NASA menenangkan masyarakat dengan tunjukkan bahwa kalender Maya tidak cocok terkecuali dikonversikan ke kalender modern, dan tidak tersedia ancaman berasal dari komet, planet, atau galaksi lain.

Meskipun ramalan kiamat Suku Maya menciptakan ketegangan world dan menginspirasi film-film dramatis, tapi ternyata dunia terus berlanjut tanpa peristiwa signifikan yang berlangsung pada 21 Desember 2012.

2. Ramalan Kiamat Y2K

Bagi generasi milenial yang mengalami peralihan tahun 2000, ramalan Y2K bisa saja jadi kenangan. Ketika dunia memasuki abad ke-21, ramalan kiamat tentang Y2K jadi perhatian utama.

Terdapat kegelisahan bahwa peristiwa ini akan berlangsung pada 1 Januari 2000 gara-gara proses penanggalan pc pas itu cuma mengetahui dua digit paling akhir tahun.

Saat tahun berubah jadi 2000, proses penanggalan pc diprediksi akan mengalami kesalahan. Berbagai sektor, terhitung perbankan dan industri, dianggap berpotensi mengalami problem serius.

Namun, prediksi berikut tidak terbukti benar. Teknologi pc ternyata lebih cerdas daripada prediksi yang mengakibatkan kepanikan, dan seluruh nya berlangsung seperti biasa.

3. Millerisme

Pada tahun 1831, William Miller, seorang pemuka agama, jadi berkhotbah berkenaan kedatangan hari kiamat dan meramalkan bahwa Yesus akan ulang dalam pas 12 tahun.

Salah satu pengikutnya, Henry Emmons, lebih-lebih menulis otobiografi berkenaan menantikan kedatangan Yesus, dengan berbaring sujud tanpa rasa sakit selama dua hari.

Sekitar 100 ribu orang mempercayai ramalannya, tapi seperti kebanyakan ramalan kiamat, prediksi Miller tidak terbukti benar. Namun, prediksi tahun 1843 tidak terwujud.

Miller mengkalkulasi ulang dan mengambil keputusan bahwa dunia akan berakhir pada tahun 1844. Prediksi ini terhitung meleset, dan grup pengikutnya, seperti Millerites, dibubarkan sehabis kekecewaan tersebut.

4. Komet Halley

Ketika Komet Halley muncul pada tahun 1910, tiap-tiap 76 tahun sekali, masyarakat dilanda kegelisahan akibat ramalan kiamat. Masyarakat risau berkenaan bisa saja tabrakan di langit dan penyebaran gas beracun.

Spekulasi berkenaan tabrakan di langit dan penyebaran gas beracun jadi membesar, diperparah oleh pemberitaan fasilitas sensasional yang tunjukkan “Komet sanggup membunuh seluruh kehidupan di bumi, kata Ilmuwan.”

Bahkan, kasus di Oklahoma mencatat sebuah persembahan tumbal dengan mengorbankan seorang gadis perawan. Namun, komet berikut melintas tanpa mengakibatkan kiamat atau kehancuran kehidupan di bumi, tunjukkan bahwa ramalan berikut keliru.

Baca Juga: https://c3sr.org/bikin-merinding-inilah-7-ramalan-nostradamus-yang-diprediksi-akan-terjadi-di-tahun-2024-dunia-lebih-gempar-dari-sebelumnya/

5. Harold Camping

Harold Camping, peramal akhir dunia, udah membuat 12 ramalan berdasarkan interpretasi numerologi Alkitab. Pada 1992, ia merilis buku “1994?” yang meramalkan akhir dunia lebih kurang tahun tersebut.

Salah satu prediksinya yang paling mencolok adalah berkenaan kiamat pada 21 Mei 2011, yang ia sambungkan dengan peristiwa air bah Alkitab.

Setelah tanggal berikut berlalu tanpa insiden, Camping tunjukkan bahwa matematikanya tidak akurat dan menunda akhir dunia hingga 21 Oktober 2011. Prediksi ini terhitung ternyata tidak terbukti benar.

Nah, itulah tadi kesimpulan ramalan kiamat yang bikin heboh tapi tidak pernah terjadi. Penting untuk tidak terlilit dalam penyebaran Info palsu tentang kiamat. Hoax-hoax semacam ini sanggup mengakibatkan kepanikan di masyarakat. Seraplah Info yang Anda sanggup dengan parah dan bijak!

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.