Ramalan Chaca Caroline Membongkar Akan Ada Wabah Tahun 2024

Tahun 2024 tentu banyak ditunggu-tunggu, tentunya akan banyak muncul prediksi mengenai masa depan tahun baru tersebut.

Tahun 2024 akan datang masih menjadi misteri, sebab kita tak pernah tahu hal apa yang menantinya didepan.

Tapi baru-baru ini, Chaca Caroline yang yaitu perempuan indigo meramalkan akan ada beberapa kejadian musibah yang terjadi di tahun 2024.

Chaca Caroline menyebutkan di tahun 2024 akan ada beberapa musibah yang terjadi di Indonesia.

Pergantian tahun 2024 diramalkan terjadi slot gacor 777 banyak momen yang menegangkan, hal ini sebab beberapa musibah diprediksi akan menghiasi tahun 2024.

Chaca Caroline yang diandalkan sanggup memprediksi masa depan 2024 mengutarakan prediksinya mengenai keadaan Indonesia di tahun 2024.

Chaca membeberkan jikalau akan ada beberapa kejadian yaitu seperti banjir di awal tahun 2024 dan di akhir 2023.

“Udara sedang aktif-aktifnya ditiru air sebagai penutup tahun, banjir namun tak parah,”ujar Chaca Caroline sebagaimana dikutip dari YouTube Ganjil Misteri.

Kecuali akan terjadinya banjir, Chaca Caroline juga memprediksi akan adanya gunung meletus.

Malahan Chaca membeberkan jikalau erupsi ini akan terjadi lebih dari tiga gunung.

Sebagian gunung merapi juga diprediksi akan erupsi, akan namun hal ini tentunya dapat mendatangkan bahaya bagi warga sekitar.

Chaca juga menyajikan bahwa akan ada gempa bumi sekitaran Jawa di tahun 2024 akan datang,akan namun gempa ini tak begitu besar.

“2024 ada gempa sekitar Jawa, lumayan namun tak besar banget seperti Cianjur. Gunung yang erupsi,sebab hampir segala gunung akan erupsi lebih dari tiga,” jelasnya.

Lebih lanjut, selain musibah alam Chaca Caroline juga meramalkan jikalau akan ada wabah yang menyerang di tahun 2024.

Malahan Chaca membeberkan jikalau wabah ini lebih membahayakan dari COVID -19 yang terjadi beberapa tahun akhir-akhir ini.

Tidak hanya itu, wabah ini juga sudah menelan korban pun sudah beredar di beberapa tempat.

“Wabah, wabah sudah ada hanya pemerintah dikala ini sedang menutup mata dan menutup alat pendengar karen awabah tersebut sudah berada di tempat-tempat tertentu,” papar Chaca.

“Telah ada korbannya hanya tak tercium oleh media, virus namun bukan Covid. Dia lebih parah dari Covid, lebih parah dari flu, lebih parah dari cacar air sakitnya,” sambungnya.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.